News


KEBERADAAN Pulau Nipa yang dekat dengan Singapura dan jalur pelayaran internasional ini membuka peluang ekonomi. ” Kita ingin memanfaatkan letak yang strategis ini untuk kepentingan ekonomi kita.

Namun demikian, Nipa kita bangun, kita rancang memang untuk gugus depan pertahanan kita,” kata Presiden SBY ketika meninjau Pulau Nipah 2012 lalu.

Di Pulau Nipa adalah 29 hektar yang dipakai untuk pengembangan ekonomi. Sisanya seluas 15 ha tetap diperuntukkan untuk kegiatan pertahanan dan keamanan.

Pulau ini bisa dikembangkan menjadi pusat logistic bagi kapal yang mau masuk ke Singapura. Rencananya di atas ini dibangun pengisian fasilitas bahan bakar 5 juta liter per bulan.

Keamanan kapal yang bersandar terjamin Karena adanya prajurit TNI yang menjaga.

Peluang untuk menjadikan Pulau Nipa sebagai tempat alternatif pengisian logistik terbuka Iebar. Selama ini Singapura menjadi tempat bersandar kapal maupun armada militer Amerika dan ina untuk perbekalannya.

Kedua negara adidaya itu tengah bersaing di Laut Cina Selatan maupun Samudera Pasifik. Amerika dan Cina pernah sama-sama menawarkan pengamanan jalur pelayaran internasional di Selat Malaka.

Pembangunan dermaga yang bisa membuat kapal berbobot besar pun tengah diselesaikan. Nantinya, setiap hari dermaga bisa 5 kapal dengan bobot seluruhnya 50 ribu ton.

Tak hanya itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di era Sharif Cicip Sutardjo juga berencana menjadikan Pulau Nipa sebagai etalase produk perikanan serta fasilitas pengawaasan dan pemanfaatan pulau-pulau kecil terluar.

Jika terwujud, Pulau Nipah dapat menjadi daya tarik bagi turis asing maupun domestik yang ingin melihat aneka budidaya perikanan.( Rakyat Merdeka)

Leave a comment's

Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

back to top --> //