News


JAKARTA – Kebijakan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menerapkan klasterisasi atau penataan ruang bongkar muat (dedicated area) di beberapa Terminal di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, mulai menunjukan hasil positif. Itu terlihat dari keberhasilan implementasi klasterisasi di Terminal Berlian yang dikhususkan untuk kegiatan bongkar muat petikemas domestik.

“Ditandai dengan sandarnya Kapal Mentaya River, rute Banjarmasin-Surabaya di Dermaga Berlian Timur pada Minggu (23/11), arus petikemas yang melalui terminal ini menembus angka 1 juta twenty-foot equivalent units (TEUs). Pencapaian ini salah satu bukti dari keberhasilan proses klasterisasi yang dilakukan oleh Pelindo III,” kata Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto dalam acara Syukuran Pencapaian 1 Juta TEUs Terminal Berlian Pelabuhan Tanjung Perak, di Surabaya, Jawa Timur, (Rabu, 26/11)

Dalam keterangan tertulisnya, Djarwo mengungkapkan, pencapaian 1 juta TEUs harus disyukuri dengan terus meningkatkan manajemen penumpukan. Pada acara yang dihadiri banyak perwakilan dari pengguna jasa logistik itu, dia mempersilakan para pengguna jasa untuk memilih sendiri di pelabuhan mana kapal mereka akan bersandar. “Silakan bersaing dalam kualitas pelayanan. Kami serahkan kepada pengguna jasa untuk langsung melakukan pembicaraan business to business (b to b) dengan operator dermaga,” jelas dia.

Selain di Terminal Berlian dan Terminal Petikemas Surabaya (TPS), program klasterisasi Terminal di Pelabuhan Tanjung Perak juga dilakukan di terminal lain, yaitu Terminal Jamrud Utara yang khusus untuk kegiatan bongkar muat curah kering dan general cargo internasional, Terminal Jamrud Barat difungsikan untuk curah kering internasional, Jamrud Selatan untuk general cargo dan curah kering domestik. Kemudian, Terminal Mirah untuk kegiatan general cargo domestic, ro-ro terminal, dan project cargo. Sedangkan Terminal Nilam digunakan untuk petikemas domestik, curah cair, dan general cargo.

Saat ini, Pelindo III mengoperasikan sejumlah terminal di pelabuhan utama ini melalui Cabang Tanjung Perak dan dua anak perusahaannya, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI). Beberapa Terminal tersebut di antaranya Terminal Jamrud, Nilam, Mirah dan Kalimas dioperasikan oleh Pelindo III Cabang Tanjung Perak, Terminal Berlian oleh PT BJTI dan Terminal Petikemas Surabaya dioperasikan oleh PT TPS. “Belum lama ini juga telah dioperasikan secara komersial yaitu Terminal Teluk Lamong. Ini turut meningkatkan kapasitas dan kinerja bongkar muat Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Djarwo. (Investordaily)

Leave a comment's

Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

back to top --> //