News


Pemerintah memastikan kondisi fiskal tahun ini benar-benar aman dan memberikan ruang gerak yang lebih luas untuk pemerintahan baru mendatang. Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan sejumlah pondasi kebijakan moneter dan fiscal telah disiapkan melalui serangkaian revisi APBNP 2014 serta persiapan RAPBN 2015.

Langkah tersebut antara lain dengan pemotongan anggaran untuk menekan defisit hingga di bawah 3% dari PDB. “Kalau pemerintah tidak melakukan apaapa defisit bisa 4,6% dari PDB,” katanya saat memberikan sambutan pada Bisnis Indonesia (BI) Awards 2014, Selasa (24/6) malam.

Menkeu mengaku beberapa pemegang obligasi negara (bond holders) pernah menyatakan kekhawatiran mereka terkait dampak memanasnya situasi politik nasional menjelang pemilihan presiden terhadap perekonomian nasional.

Namun, dia meyakini potensi ketidakpastian seputar pemilu presiden hanya akan berlangsung hingga September, sehingga lebih terprediksi dibandingkan dengan situasi pada tahun lalu.

“Tahun lalu tingkat ketidakpastiannya lebih tinggi karena kebijakan quantitative easing sulit diperkirakan. Sekarang arah kebijakan the Fed sudah lebih jelas,” katanya.(disarikan dari Bisnis Indonesia, 25 Juni 2014 hal 1)

Leave a comment's

Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

back to top --> //