News


Waddensea, North Sea

Pengalihan alat tangkap cantrang ke alat tangkap ramah lingukungan mulai digulirkan melalui skim pembiayaan perbankan. Perbankan menyediakan dana Rp17,95 triliun untuk pembiayaan kredit kelautan dan perikanan.

Dana kredit sektor kelautan dan perikanan itu naik 66,21 persen dibandingkan tahun 2014, yakni Rp 10,8 triliun. Dana tersebut akan dialokasikan oleh tujuh bank nasional, yakni Bank Negara Indonesia, Bank Tabungan Negara, Bank Danamon, Bank Mandiri, Bank Permata, Bank Bukopin. Selain itu, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan Barat dan industri keuangan nonbank.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, mengemukakan, komitmen penyaluran kredit kelautan dan perikanan merupakan tindak lanjut nota kesepahaman antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan KKP Saut P. Hutagalung menambahkan komitmen ini juga untuk mendukung program pengembangan sektor kelautan dan perikanan lainnya, seperti kapal, cold storage dan lain-lain.

Berdasarkan Peraturan Menteri KP No.2/2015 tentang Pelarangan Alat Tangkap Pukat Hela dan Pukat Tarik, cantrang tidak boleh lagi digunakan karena dinilai tidak ramah lingkungan.

Sumber: maritimenews.id

Leave a comment's

Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

back to top --> //