News


listrik

Pembangunan pembangkit listrik dengan total kapasitas 35.000 megawatt (MW) yang dicanangkan oleh pemerintah mendapat kritik yang cukup tajam dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim). Proyek tersebut dinilai Menko Maritim sulit direalisasikan.

Menko Maritim Rizal Ramli mengatakan proyek pembangkit listrik 35.000 MW tidak masuk akal dan hanya angan-angan yang tidak bisa direalisasikan. “Ini tidak masuk akal, Menteri ESDM dan DEN (Dewan Energi Nasional) hedaknya segera melakukan evaluasi ulang mana yang betul-betul masuk akal,” kata Rizal kepada Nusantara Maritime News, Selasa (18/8).

Menurutnya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebenarnya tak mampu lagi membiayai seluruh proyek yang ditargetkan pemerintah itu lantaran investasinya yang besar. Apalagi ditambah dengan sisa target pembangunan pembangkit listrik 7.000 MW peninggalan pemerintah sebelumnya.

“Jangan kasih target terlalu tinggi tapi capainya susah, supaya kita realistis,” katanya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menegaskan bahwa pihaknya akan tetap konsisten menjalankan apa yang telah dicanangkan pemerintah untuk membangun pembangkit listrik 35.000 MW hingga 2019 nanti.

“Segala tantangan dan hambatan program pengadaan listrik 35.000 MW kita akan hadapi, dan kita akan terus konsisten melanjutkan program itu dengan mencari jalan keluar untuk mencapai target-target yang sudah ditetapkan,” kata Sudirman.

Sumber: maritimenews.id

Leave a comment's

Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

back to top --> //