News


JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun akses jalan ke empat dermaga di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni. Ini dilakukan untuk memperlancar pendistribusian logistik dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera ataupun sebaliknya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan, desain pembangunan akses jalan ke empat dermaga di masing-masing pelabuhan tersebut akan dilakukan oleh Kementerian PUPR. “Empat dermaga akan ditambah di Pelabuhan Merak dan empat dermaga juga akan ditambah di Bakauheni, sehingga jumlah dermaga menjadi 10 dermaga,” ujar dia di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dia mengatakan, pembangunan akses jalan tersebut akan dilakukan pada tahun ini. Adapun pembangunan penambahan dermaga dan modernisasi Merak-Bakauheni akan dilakukan oleh konsorsium BUMN. “Desain dikerjakan Kementerian PUPR, jika ada investor yang mau mengerjakan harus menggunakan desain dari PUPR atau desain yang dibuat harus disetujui oleh Kementerian PUPR,” ujar Basuki.

Dengan modernisasi pelabuhan, kapasitas angkut kapal juga akan ditingkatkan, yaitu dari sekarang 50-60 mobil per kapal menjadi 80-150 mobil per angkut. Sementara kapal yang semula hanya mengangkut 6.000 mobil per hari, akan menjadi 8.000 mobil per hari.

Selain akan membangun jalan akses ke dermaga tersebut, sambung dia, Kementerian PUPR juga akan membangun jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar-Palembang-Tanjung Api Api sepanjang 434 kilometer. “Tinggal masalah akuisisi (pembebasan lahannya). Jadi dokumennya sudah seperti amdal, detail sesain dan dokumen pembebasan lahan. Saya sudah bicara dengan pak Gubernur Sumatera Selatan dan beliau sudah siap. Pembebasan lahannya akan dimulai 2015 ini,” kata Basuki.

Dia juga mengatakan ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar – Kayu Agung – Palembang – Bitung akan dikerjakan Hutama Karya, sementara ruas Kayu Agung – Palembang akan dikerjakan inverstor swasta. ”Hutama Karya di ruas ini kan tidak kuat (mengerjakan) sendirian karena empat ruas ini kan luas. Dia (HK) mau mengajak BUMN lainnya untuk bergabung, kemungkinan dengan Jasa Marga,” pungkasnya.

Pembangunan ruas tol tersebut akan dilakukan dalam enam seksi, yaitu Bakeuheni- Babatan sepanjang 53,9 km, Babatan- Tegineneng sepanjang 51,1 km, Tegineneng- Terbanggi Besar sepanjang 35,4 km, Terbanggi Besar-Pematang Panggang sepanjang 100 km, Pematang Panggang-Indralaya sepanjang 111 km, dan Indralaya- Palembang sepanjang 22 km. ( Investor Daily )

Leave a comment's

Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

back to top --> //