News


MENTERI Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan, PT Samsung Electronics indonesia sudah memulai membangun pabrik komponen dengan nilai investasi puluhan juta dolar Amerika Serikat (AS). “Tapi mereka belum mau diekspose lebih jauh,” kata Hidayat di Jakarta, kemarin.

Dia menilai, pembangunan itu menunjukkan komitmen investasi Samsung lebih konkret ketimbang Foxconn. Padahal, Foxconn sudah lebih awal mengajukan minat berinvestasi dan meminta agar persyaratan yang diajukan dikabulkan.

“Persyaratan sudah dipenuhi tapi (Foxconn-red) tidak juga merealisasikannya,” imbuh politisi Partai Golkar itu. Hidayat melihat, kemungkinan Foxconn baru merealisasikan investasinya di Indonesia pada pemerintahan Jokowi.

Selain membangun pabrik ponsel, Samsung Corporation lewat Samsung Heavy Industries Co, menyampaikan tertarik untuk membangun galangan kapal tanker di Indonesia. Namun, rencana tersebut baru  atas opsi. Sebab, Samsung Heavy Industries saat menyatakan sejumlah opsi lokasi untuk membangun galangan kapal itu. Di antaranya di Vietnam atau Malaysia.

Samsung mengumumkan nilai investasi galangan kapal itu mencapat I tahun won atau setara 950 juta dolar AS. Rencananya, pembangunan galangan kapal pertama di luar Korea Selatan ini akan direalisasikan tahun 2017. Galangan kapal tersebut akan dipersiapkan Samsung untuk membangun kapal bulk ship, kapal tanker, kapal transportasi dan kapal jenis ‘lainnya.

Chief Financial Officer (CFO) Samsung Heavy Industries Co Chun Tae Heung bilang, perusahaan kini fokus membuat kapal untuk kegiatan usaha eksplorasi minyak dan gas. Selain itu, perusahaan juga ingin membangun kapal untuk transportasi, termasuk kapal guna memenuhi kebutuhan transportasi di Korea Selatan dan antar negara. “Dalam jangka panjang, kami memproyeksikan adanya kenaikan permintaan kapal untuk eksplorasi minyak dan gas,” ujar Chun. (Rakyat Merdeka)

 

 

Leave a comment's

Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

back to top --> //