News


Amerika Serikat (AS) menaruh perhatian penuh terhadap Indonesia karena letaknya yang sangat strategis, antara dua benua dan samudera. Negeri Paman Sam menyatakan  slap membantu program poros maritim Indonesia.

Kemarin, kapal bernama USS Forth Worth tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kapal ini merupakan jenis kapal perang pesisir (Littoral Combat ShipLCS 3) yang dirancang untuk berperang di wilayah perairan dangkal dan dilengkapi dengan teknologi navigasi tingkat tinggi.

Kapal keluaran tahun 2012 ini, mampu mengangkut personel militer sampai 110 orang. Kapal ini dilengkapi landasan helikopter yang memudahkan aksi jika terjadi serangan atau ingin menyerang musuh. Bentuknya yang tidak terlalu besar membuat kapal itu memiliki kelincahan dan daya jelajah yang tinggi.

“Indonesia mempunyai posisi yang sangat strategis, sehingga kami merasa harus meningkatkan kerja sama dengan negeri ini. Kami siap melatih tentara di Indonesia agar lebih tangguh di masa depan,” ujar Komandan USS Forth Worth, Letnan Kolonel Laut Bridgewater Carrolton, dalam penyambutan kapal, kemarin. Kapal ini menggantikan USS Freedom (LCS-1) yang telah mengakhiri misinya beberapa bulan lalu. Di Singapura USS Forth Worth akan melakukan rotasi personel sebelum ikut serta dalam (Coorperation Afloat Readiness and Training) CARAT 20 15 di Indonesia

Kapal perang ini akan berbasis di Pangkalan Angkatan Laut Changi, Singapura. Keberadaan kapal LCS 3 ini juga merupakan bagian dari rebalancing kekuatan militer AS di kawasan.

“Pemerintah kami ingin melakukan rebalancing dengan mengaktifkan kekuatan dan keterlibatan kami di kawasanAsia Tenggara dan Pasifik,” kata Bridgewater.

Kapal ini cocok dengan perairan di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik,” timpal Laksamana Muda Charles William, Komandan Divisi Pasifik Koordinator kawasan Singapura.

Kapal ini akan berada di Indonesia sampai akhir libur Natal nanti. Kapal ini. akan bersandar di ingapura pada 29 Desember. Indonesia dapat menguji coba operasi bersama kapal perang canggih ini. Misalnya, bagaimana daya deteksi kapal perang Indonesia terhadap kehadiran kapal perang itu dan seberapa besar kemampuannya dalam memanipulasi radar lawan.

Sebelum itu, para kru kapal akan melakukan sejumlah aktivitas dengan Angkatan Laut Indonesia serta berkenalan dengan sejumlah petinggi Indonesia.

Duta Besar AS untuk Indonesia Robert Blake yang ikut menyambut merapatnya USS Forth Worth mengatakan, AS siap membantu Presiden Joko Widodo jika di perlukan.

“Sesuai dengan pernyataan Presiden Barack Obarna di KTT APEC di Beijing yang lalu, AS akan mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo,” ujar Blake.

“Sudah empat kapal AS yang berlabuh di indonesia sepanjang 2014. Ini bukti jikaAS memiliki komitmen dengan Indonesia,” sambung Blake.

Ditanya soal langkah penenggelaman kapal asing yang masuk ke Indonesia secara ilegal. Blake menilai hal itu merupakan masalah internal Indonesia. Dia bilang, AS mendukung semua keputusan pemerintah, termasuk menenggelamkan kapal asing. (Rakyat Merdeka)

 

Leave a comment's

Leave a comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

back to top --> //